Kembali ke Blog

O'clock, Half Past, Quarter To/Past — Cara Klasik Menyebut Jam

Bacajam.com

Meskipun menyebut waktu secara digital (misalnya, "seven thirty" untuk 7:30) semakin umum di era modern, memahami frasa klasik seperti "o'clock," "half past," dan "quarter to/past" tetap menjadi fondasi penting dalam berbahasa Inggris. Frasa-frasa ini tidak hanya sekadar cara alternatif, tetapi juga membawa ritme dan nuansa tersendiri yang sering digunakan dalam percakapan sehari-hari, terutama dalam konteks British English. Menguasai gaya klasik dan digital akan membuat kemampuan bahasa Inggris Anda lebih fleksibel, kaya, dan terdengar natural.

Artikel ini akan memandu Anda melalui penggunaan setiap frasa, memberikan contoh yang jelas, dan menyoroti perbedaan kontekstual agar Anda dapat memilih cara yang paling tepat untuk setiap situasi. Dari percakapan formal hingga obrolan santai, pemahaman ini akan membantu Anda berkomunikasi dengan lebih percaya diri.

O'clock: Untuk Waktu yang Tepat

O'clock, yang merupakan singkatan dari frasa kuno "of the clock," digunakan secara eksklusif ketika jarum panjang jam menunjuk tepat ke angka 12. Ini menandakan tidak ada menit yang lebih atau kurang, menjadikannya cara yang presisi dan agak formal untuk menyatakan jam tepat.

  • 7:00 diucapkan sebagai Seven o'clock.
  • 2:00 diucapkan sebagai Two o'clock.

Dalam percakapan yang lebih santai, terutama jika konteksnya sudah jelas, penutur sering kali hanya menyebutkan angkanya saja. Misalnya, "The meeting is at seven" sudah cukup untuk dipahami sebagai pukul 7:00.

Half Past: 30 Menit Melewati Jam

Ketika waktu menunjukkan 30 menit setelah jam tertentu, frasa half past digunakan. Secara harfiah, ini berarti "setengah jam telah berlalu" dari jam yang disebutkan. Gaya ini sangat umum dalam British English dan memberikan sentuhan yang lebih tradisional pada percakapan.

  • 7:30 diucapkan sebagai Half past seven.
  • 2:30 diucapkan sebagai Half past two.

Sebagai alternatif yang lebih modern dan sangat umum dalam American English, Anda bisa langsung menyebutkan jam dan menitnya: "seven thirty" atau "two thirty." Keduanya benar dan dapat dimengerti secara universal, tetapi mengetahui "half past" akan sangat membantu saat Anda berinteraksi dengan penutur dari berbagai latar belakang.

Quarter To dan Quarter Past: 15 Menit Krusial

Istilah quarter merujuk pada seperempat jam, atau 15 menit. Penggunaannya terbagi dua, tergantung pada apakah menitnya berada di sisi "lewat" (past) atau "menuju" (to) dari jam.

Quarter Past (atau A Quarter Past)

Frasa ini digunakan ketika waktu menunjukkan 15 menit setelah jam tertentu. Ini adalah cara untuk menandai bahwa seperempat jam telah berlalu.

  • 7:15 diucapkan sebagai A quarter past seven (atau sering disingkat Quarter past seven).
  • 2:15 diucapkan sebagai A quarter past two.

Quarter To (atau A Quarter To)

Sebaliknya, quarter to digunakan ketika waktu menunjukkan 15 menit sebelum jam berikutnya. Ini adalah cara untuk menghitung mundur ke jam yang akan datang, sebuah konsep yang sangat umum dalam percakapan.

  • 7:45 diucapkan sebagai A quarter to eight (artinya, 15 menit menuju jam 8).
  • 2:45 diucapkan sebagai A quarter to three (artinya, 15 menit menuju jam 3).

Sama seperti "half past," alternatif digitalnya sangat umum digunakan, seperti "seven fifteen" untuk 7:15 dan "seven forty-five" untuk 7:45. Namun, menguasai "quarter to/past" akan sangat memperkaya pemahaman Anda, terutama saat mendengarkan penutur asli dalam dialog yang mengalir cepat.

Perbandingan Gaya: British vs. American

Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas, tabel berikut merangkum perbedaan utama antara gaya British (klasik) dan American (digital) yang lebih umum.

Waktu Gaya British (Umum) Gaya American (Umum)
7:00 Seven o'clock Seven o'clock
7:15 Quarter past seven Seven fifteen
7:30 Half past seven Seven thirty
7:45 Quarter to eight Seven forty-five

Memahami kedua gaya ini tidak hanya soal benar atau salah, tetapi soal konteks. Dalam situasi formal atau saat berada di Inggris, gaya klasik mungkin lebih sering Anda dengar. Sebaliknya, dalam percakapan sehari-hari di Amerika Serikat atau dalam konteks digital, penyebutan angka langsung lebih dominan.